Thursday, May 10, 2012

Celoteh dalam Ritme Hati


Gerimis di sore itu mengingatkanku akan sebuah kenang
yang bergelayut jingga dalam rona hati
sebuah memoar yang tak kunjung berhenti
pada sebuah tanya tentang ritme hati

bergejolak dalam riaknya
merintih di kepingan terakhir
mengaduh pada yang tak redam diterpa badai

kuingin lampaui segala batas yang ada
hingga tak kutemukan lagi jelaga itu
yang menghalangi tabir diri
merobohkan segala tiran nurani


sampai kapan jiwa ini terbelenggu?
mengusik ruang rasa dan elegi hati
rona keputusasaan kian menghantui
berdansa dengan detak jantung ini

semakin beradu semakin berirama
lelah hati ini terpasung
dalam jeratan cipta yang tak nyata
mengubur asa ditengah gelapnya jiwa
(bersambung)

0 comments:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Post a Comment

Terimakasih telah sudi membaca artikel ini. Penulis memohon kesediaan sobat untuk mengisi kotak komentar. Untuk menggunakan Emoticon, tulis teks yang ada di samping gambarnya.